Dua Petani Ini Jadi Terkenal Setelah Buat Vlog Menyantap Tikus Bambu / Sabtu, 22 Des 2018 12:10 WIB

Mario4d - Punya konten yang unik untuk vlog. Dua petani asal China ini langsung viral, setelah video mereka menyantap tikus bambu berukuran besar setiap harinya.
Berawal dari situs Weibo (20/12), dua petani yang menyebut diri mereka sebagai 'Dua Saudara Petani yang Luar Biasa' terkenal di internet. Setelah mereka rutin membuat vlog, tentang cara menghidangkan sekaligus menyantap hewan tikus bambu yang ada di perkebunan mereka.

Berasal dari wilayah China Selatan, Liu dan Hu punya peternakan tikus bambu di Ganzhou, Provinsi Jiangxi. Awalnya mereka hanya merawat dan mengurus peternakan tikus bambu milik keluarganya.
Tapi di suatu hari, Liu menemukan bahwa banyak tikus bambu yang mulai tidak mau makan. Biasanya hal ini terjadi, karena tikus bambu mengalami tekanan hingga lingkungan tak nyaman yang bisa menyebabkan mereka mati secara perlahan.
Untuk menghindari hal ini, Liu dan Hu memutuskan untuk mengonsumsi tikus bambu yang mogok makan untuk mengakhiri penderitaan mereka. Tikus bambu sendiri membutuhkan perawatan khusus, apalagi ukurannya yang berkali-kali lipat lebih besar dari tikus pada umumnya.

Mario4d - Dalam video vlog berdurasi 10 menit itu, di setiap episode Liu dan Hu akan menjelaskan mengapa mereka memilih tikus bambu di peternakannya untuk disantap. Setelah disembelih, tikus bambu ini kemudian dibersihkan dan dikuliti.
Kemudian diberikan racikan bumbu dari berbagai rempah, kemudian dipanggang di atas panggangan tradisional. Selain dipanggang, Liu dan Hu juga biasanya memotong daging tikus menjadi dadu sebelum ditumis dengan sayuran, cabe, hingga rempah lainnya.
Liu dan Hu sendiri mengakui, bahwa setelah viralnya video mereka menyantap tikus bambu. Penjualan tikus bambu di peternakan mereka kian meningkat. Setelah populer di Weibo, Liu dan Hu memutuskan untuk mengunggah semua video vlog mereka di YouTube.

Dalam hitungan hari kanal YouTube milik kakak beradik ini sudah diikuti lebih dari 600.000 subscribers, dan videonya ditonton lebih dari satu juta kali.
"Awalnya kami sedikit takut bahwa kepopuleran dari vlog ini akan menganggu kehidupan kami yang tenang di peternakan. Untungnya, hal itu tidak menjadi masalah," pungkas Liu dan Hu.
Di China sendiri, tikus bambu merupakan hidangan yang populer dan digemari banyak orang. Selama beberapa tahun terakhir, kepopuleran tikus bambu sebagai hidangan terus meroket. Sehingga tak heran, banyak petani di China membuka peternakan tikus bambu untuk dijual ke pasar hingga restoran.








No comments